Tuesday, October 2, 2012

Pengertian Cultural Lag dan Cultural Survival


CULTURAL LAG
Cultural lag adalah perbedaan antara taraf kemajuan berbagai bagian dalam kebudayaan suatu masyarakat. Artinya ketinggalan kebudayaan, yaitu selang waktu antara saat budaya asing itu diperkenalkan pertama kali dan saat budaya itu diterima secara umum sampai masyarakat dapat menyesuaikan diri terhadap budaya itu.
Juga suatu lag terjadi apabila irama perubahan dari dua unsur perubahan (mungkin lebih) memiliki korelasi yang tak sebanding sehingga unsur yang satu tertinggal oleh yang lainnya.

CULTURAL SURVIVAL
Istilah ini ada sangkut pautnya dengan cultural lag karena mengandung pengertian adanya suatu cara tradisional yang tak mengalami perubahan sejak dahulu sampai sekarang. Cultural survival adalah suatu konsep yang lain, dalam arti bahwa konsep ini dipakai untuk menggambarkan suatu praktek yang telah kehilangan fungsi pentingnya seratus persen, yang tetap hidup dan berlaku semata-mata hanya di atas landasan adat-istiadat semata-mata. Jadi, pengertian lag dapat dipergunakan paling sedikit dalam dua arti, yaitu:
  1. Suatu jangka waktu antara terjadinya penemuan baru dan diterimannya penemuan tersebut.
  2. Adanya perubahan dalam pikiran manusia dari alam pikiran tradisional ke alam pikiran modern.
Terjadinya cultural lag ialah karena adanya hasil ciptaan baru yang membutuhkan aturan-aturan serta pengertian yang baru yang berlawanan dengan hukum-hukum serta cara-cara bertindak yang lama, tetapi ada pula kelompok yang memiliki sifat keterbukaan yang justru mengharapkan timbulnya perubahan dan menerimanya dengan mudah tanpa mengalami cultural lag.

No comments:

Post a Comment